Teknologi dan Kualitas untuk Induktor Terintegrasi - bagian 2

Kekuatan yang DibentukInduktorDipadukan dengan data teknologi industri terkini dan poin kontrol kualitas, panduan ini mencakup berbagai konten komprehensif mulai dari prinsip dasar, proses material hingga pemilihan aktual dan penghindaran kesalahan, sehingga menghasilkan pilihan yang lebih baik dalam desain catu daya. Mari kita lanjutkan diskusi dari artikel sebelumnya (terakhir kali kita membahas 6 pertanyaan).

 

7. Apa yang dimaksud dengan “kegagalan ketahanan tekanan”? (Masalah utama dalam seleksi!)

Ini adalah "jebakan tersembunyi" yang mudah terlewatkan. Terdapat lapisan isolasi di antara inti serbuk besi di dalam cetakan integral.induktor.
* Masalah: Dalam lingkungan operasi tegangan tinggi dan frekuensi tinggi jangka panjang, jika kekuatan isolasi tidak mencukupi, lapisan isolasi antara inti serbuk besi dapat tertembus.
* Konsekuensi: Ini sama dengan menghubungkan resistor secara paralel di seberanginduktor, yang mengakibatkan peningkatan tajam pada kerugian inti, pemanasan yang parah, dan bahkan kerusakan chip.
*Hindari kesalahan: Pada aplikasi di mana tegangan input melebihi 50V, selalu pastikan peringkat tegangan yang sesuai.induktordengan pabrikan, bukan hanya nilai induktansinya.

8. Apa itu ISAT dan IRMS? Mana yang harus dipertimbangkan saat seleksi?

Berikut adalah dua parameter utama saat ini:
* Isat (Arus Saturasi): Arus ketika induktansi turun ke proporsi tertentu (misalnya, 30%). Melebihi nilai ini menyebabkan penurunan mendadak pada kemampuan penyimpanan energi induktor, yang berpotensi menyebabkan ketidakstabilan pada loop daya.
* Irms (arus RMS): Arus di mana kenaikan suhu permukaan induktor mencapai nilai tertentu (misalnya, 40°C), yang terutama ditentukan oleh kerugian tembaga (DCR).
Prinsip: Saat memilih, kedua parameter harus memenuhi persyaratan rangkaian.

9. Apakah DCR (resistansi DC) yang lebih rendah selalu lebih baik?

Ya. Semakin rendah DCR, semakin kecil kerugian tembaga, semakin tinggi efisiensi konversi daya, dan semakin rendah kenaikan suhu. Namun, untuk volume yang sama, mengejar DCR yang sangat rendah biasanya berarti pengurangan induktansi, yang memerlukan kompromi berdasarkan skenario aplikasi spesifik (apakah memprioritaskan efisiensi tinggi atau penyimpanan energi yang besar).

10. Bagaimana menilai kualitas suatuinduktor ?

Penilaian awal dapat dilakukan melalui poin-poin berikut:
*Penampilan: Permukaan harus rata dan halus, tanpa gerigi atau retakan, dan lapisan pin harus mengkilap.
*Kekuatan pin: Terminal yang disolder harus kokoh dan tidak mudah patah.
*Ketahanan terhadap penyolderan: Setelah penyolderan reflow, bodi seharusnya tidak menunjukkan perubahan warna atau retakan yang jelas.

11. Mengapa integrasi bisa berhasil?induktordibuat lebih kecil dan lebih tipis?

A: Berkat teknologi metalurgi serbuk, induktor ini tidak memerlukan celah perakitan inti magnetik cadangan seperti induktor tradisional, dan strukturnya lebih kompak. Saat ini, teknologi ini dapat menghasilkan produk ultra-tipis dengan ketebalan kurang dari 0,5 mm, yang sangat cocok untuk telepon seluler dan perangkat wearable.

12. Apa yang dimaksud dengan proses “T-Core”?

Ini adalah teknologi struktural canggih yang mengoptimalkan distribusi sirkuit magnetik melalui cetakan khusus dan teknik penggulungan, sehingga semakin mengurangi kerugian dan meningkatkan kinerja frekuensi tinggi serta efisiensi pembuangan panas.

13. Apakah induktor terintegrasi akan berkarat?

Bahan baku utamanya adalah bubuk logam. Jika lapisan isolasi (seperti resin epoksi) pada permukaan produk disemprotkan secara tidak merata atau rusak, memang ada risiko oksidasi dan karat di lingkungan dengan kelembaban tinggi dan semprotan garam. Teknologi penyemprotan otomatis berkualitas tinggi dapat secara efektif mencegah masalah ini.

teknologi dan kualitas untuk induktor terintegrasi


Waktu posting: 02 Februari 2026